Blackipedia

Beranda » Sistem Operasi » MINIX

MINIX

Kategori

Blog Stats

  • 36,671 hits

MINIX dibuat oleh Dr. Andrew Tanenbaum untuk mengajar mahasiswanya tentang cara kerja internal system operasi. Tanenbaum adalah seorang ahli computer yang teman nongkrongnya terdiri dari para perancang system UNIX dan pengarang bahasa C. Sebagai alat pengajaran, Tanenbaum tidak ingin MINIX tumbuh menjadi terlalu rumit, sehingga ia seringkali menolak permintaan untuk menambah fitur dan fungsi. Source code MINIX sendiri tersedia di buku dan disket yang dapat dibeli, akan tetapi hak distribusi dan penggandaanya dikendalikan oleh penerbit buku Prentice Hall.


(nah ini dia tampilan minix 3.1.2a, serem gak tuh..? saat itu belum jamannya Graphic User Interface/GUI seperti sekarang)

Kurangnya fitur dan kebijakan source code MINIX yang “lihat boleh, obok-obok jangan” membuat Linus frustasi. Terinspirasi oleh buku Tanenbaum, ia lalu terdorong untuk menbuat system operasi baru yang serupa dengan MINIX, namun tidak memiliki ketebatasan fitur ataupun hak penggandaan. Ambisi Linus ditambah dengan kejeniusannya memang akhirnya benar-benar menghasilkan sesuatu, yaitu sebuah inti system operasi (kernel) bernama Linux (akronim dari Linus’ MINIX) yang bisa digunakan walaupun mempunyai kemampuan yang masih sangat terbatas.

Sumber : Buku Ubuntu from Zero


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: